Evania Mega Mahardika / Grafis | Murni | Kriya | Interior | Eksterior

Seni Kriya Academic Treasure : Teknik dan Bahan Penanda Era

Karya seni kriya yang dihadirkan dalam pameran Academic Treasure ini merupakan karya koleksi yang menandakan adanya pengetahuan kriya (craft knowledge) dalam proses penciptaannya. Pengetahuan kriya menyangkut penanganan bahan dan teknik. Inventarisasi koleksi karya tertua bertarikh 1970 yang dimiliki divisi kayu dan logam. Divisi ini memang yuang paling tua dibandingkan minat utama yang datang kemudian, yakni keramik, kulit, dan tekstil di era akhir 1990-an, sehingga karya koleksi yang dihadirkan mulai dari era 2000-an.

Pada era 1970-an ditandai dengan lekatnya tema tradisi dalam karya, tetapi pada prakteknya bentuk dan pakem tidak diulang apa adanya untuk ditampilkan, melainkan diperlakukan sebagai media untuk memperlihatkan aspek naratif. Umumnya bahan yang digunakan adalah kayu solit, satu lembar kayu tanpa sambungan, sehingga ukuran karya cenderung berdimensi kecil. Di era ini penekanan aspek teknik sangat menonjol, yang didukung dengan pengetahuan bahan yang mendalam. Teknik mengukir lung, ulir, dan cawenan tampak jelas sudah dikuasai, tetapi sebisa mungkin mereka menghadirkan wajah baru yang beda dengan bentuk ukiran baku. Contoh seni kriya di era ini adalah ukir kayu Narno.S. yang mengambil tema dan bentuk yang kental dengan tradisi, tetapi sudah berupaya untuk mengikis mitos takut akan ruang kosong dengan jalan menyederhanakan obyek dan figur yang ditampilkan.kriya 1Sedangkan pada era 1990-an perupa kriya dihadapkan pada pilihan material yang beragam. Beredarnya bahan pelapis yang berbasis akrilik atau air, membantu proses pengeringan finishing yang tidak tergantung pada sinar matahari. Hal yang sama juga terdapat dalam bahan finishing logam. Ditemukannya coating sekelas cat bakar yang dulunya harus melalui tahap pemanasan dalam oven, berkat formula terbaru cara tersebut dapat ditinggalkan. Cukup dengan panas matahari yang dihantarkan dari permukaan logam yang dilapisi coating. Berbagai pilihan bahan finishing mengakibatkan wajah karya kriya menjadi semakin berwarna. Perubahan corak yang lebih berwarna ini membuat suatu problema bagi kriyawan pecinta material bahan, penggunaan cat yang warna-warni justru menghilangkan aroma kriya yang menonjolkan karakter asli bahan.

Di era 2000-an pemakaian bahan untuk berkarya sudah tidak terbatas. Gabungan antara plat alumunium dengan besi dan anyam mulai terlihat, seperti pada karya Abdul Jalal. Gabungan antara besi, logam pejal dan plat alumunium sudah menimbulkan problem teknik penyambungan, apalagi ditambah dengan media kayu dan serat sebagai dasarannya. Kombinasi kuningan dengan tembaga yang dulu tabu kini dapat berdampingan. Perkembangan keteknikan memungkinkan kombinasi bahan pejal cocoran dengan plat dapat direalisasikan yang menjadikan mixed media dalam divisi logam sangat terasa.

kriya 3

Selain itu, beberapa karya seni kriya, yakni keramik pada era 2000-an juga dihadirkan dalam pameran Academic Treasure. Semua keramik yang dihadirkan berbahan tanah stoneware. Pembentukan tanah stoneware berbeda penanganannya dengan tanah gerabah. Penanganan tanah ini membutuhkan kesabaran lebih ketika membangun konstruksi perwujudannya. Tidak bisa langsung ditambah ketinggian badan keramik, tetapi harus ditunggu setengah kering dahulu baru bisa ditambah ketinggiannya. Seperti keramik karya Ni Nyoman Widya yang berjudul Dewi Sri.

kriya 2

Karya kriya yang dipamerkan memiliki kecenderungan mengungkap aspek estetis dan pada sebagian lain memperlihatkan aspek naratif. Kedua aspek tersebut didukung oleh pengetahuan yang mendalam tentang teknik dan bahan. Hampir seluruh karya yang dipamerkan menunjukkan kekuatan bentuk dan keindahan yang lahir dari pemahaman, pengalaman, dan penguasaan dalam menangani bahan serta tentunya teknik yang berbeda-beda sebagai penanda setiap era.

Oleh : Evania Mega Mahardika

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s