David Mahendra / Musik / Pentas | Teater

-Sub Headline- Pagelaran Karawitan ISI,antara Rekor dan Eksistensi

david2 Kamis pagi tanggal 13 Desember 2012 kampus Institut Seni Indonesia (ISI) masih sepi dan lengang, hanya terlihat segelintir mahasiswa yang akan kuliah dan sejumlah pekerja bangunan yang sedang memperbaiki jalan dan trotoar di dalam kompleks kampus. Namun di salah satu sudut di kampus tersebut, tepatnya di sebelah Gedung Rektorat Institut Seni Indonesia Yogyakarta akan dilaksanakan momen bersejarah bagi Musik Karawitan di Indonesia khususnya di Yogyakarta. Momen itu adalah Pagelaran Karawitan  yang akan memecahkan sebuah rekor MURI. Apakah rekor yang akn dipecahkan itu?david3

Sekelompok mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan tengah bersiap-siap unutk melaksanakan acara besar mereka. Acara ini bertajuk “Pagelaran Karawitan Terlama 24 Jam Non-Stop” yang di adakan oleh Fakultas Seni Pertunjukan ISI dan bekerja sama dengan Museum Rekor Indonesia (MURI) beserta Yayasan Kertagama. Format acara ini adalah memainkan Musik Karawitan selama 24 jam penuh, mulai dari tanggal 13 Desember 2012 pada  jam 10.00 WIB hingga esok harinya pada jam 10.00 WIB juga. Acara ini diadakan untuk memecahkan rekor MURI dengan bermain musik selama 24 jam, karena sebelumnya di ISI Surakarta telah dipecahkan rekor MURI dengan menari selama 24 jam non-stop.

Pendapa Ki Panjang Mas telah dipenuhi oleh pemain Musik Karawitan dan tamu undangan. Acara yang diprakarsai oleh Dr.Sumaryono selaku ketua panitia ini juga menghadirkan Rektor Institut Seni Indonesia Yogyakarta Prof. Dr. A.M. Hermien Kusmayati, SST., SU. Sebelum acara dimulai Rektor ISI berkesempatan memberikan kata sambutan dan pembukaan. Dalam sambutannya Rektor menekankan bagaimana pentingnya acara ini karena bisa jadi inilah salah satu cara untuk menjadikan karawitan sebagai musik yang dipelajari di seluruh dunia. “ Belum ada satu pihakpun yang mengusulkan untuk mendaftarkan karawitan sebagai warisan dunia ke UNESCO, padahal sebelumnya Tari Saman dan Reog Ponorogo  sudah didaftarkan. Suatu saat nanti kita akan melangkah ke luar Indonesia untuk mengajarkan karawitan dan karawitan bisa dipelajari disana. Karena menurut salah satu teman saya ada lebih dari 1000 perkumpulan karawitan yang ada di dunia dan itu belum termasuk perkumpulan karawitan yang ada di Indonesia” ungkap Rektor ISI Yogyakarta tersebut.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan pemukulan Gong sebagai bentuk peresmian pembukaan acara pagelaran ini. Tepat pada jam 10.00 WIB pagelaran diawali dengan menyanyikan Mars ISI Yogyakarta oleh Paduan Suara Mahasiswa ISI yang diiringi oleh pemain Musik Karawitan hasil kolaborasi mahasiswa dan dosen ISI. Kemudian tanpa jeda pagelaran karawitan dilanjutkan oleh Kelompok Karawitan  SMK 1 Kasihan Bantul atau yang dikenal dengan SMKI Yogyakarta. Sebanyak 17 kelompok Musik Karawitan ikut berpartisipasi dan mereka akan memainkan sebanyak 170 gending (lagu) selama pagelaran ini dilaksanakan. Diantara kelompok karawitan yang ikut terlibat dalam acara ini adalah HMJ Karawitan ISI Yogyakarta, SMK 1 Kasihan Bantul, UKM Siluk Imogiri, Juara Lomba Karawitan se-Kabupaten Bantul, Kirana Budaya Yogyakarta, SMK 8 Yogyakarta, Santi Laras, Jurusan Pedalangan ISI Yogyakarta, Jurusan KArawitan ISI Yogyakarta, Kelompok Kasanggit, Kelompok FIB UGM dan beberapa kelompok karawitan lainnya. Semoga pagelaran karawitan ini tidak hanya bertujuan untuk memecahkan rekor MURI semata, tetapi lebih kepada menduniakan Musik Karawitan itu sendiri sehingga eksistensinya benar-benar diakui di dunia. Dan yang paling penting lagi adalah Musik Karawitan tidak punah dengan adanya ekspansi besar-besaran musik dari barat serta musik-musik Korean Pop yang sedang digandrungi oleh remaja Indonesia. Akan lebih menyenangkan melihat anak muda Indonesia lebih mencintai  Musik Karawitan ketimbang Musik-musik Korea tersebut.

Oleh : David Mahendra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s