Desi Kurnia / Grafis | Murni | Kriya | Interior | Eksterior

Academic Treasure : Merana atau di”manja”?

desi2ISI (Institut Seni Indonesia) Yogyakarta, merupakan merupakan lembaga pendidikan seni yang terdapat di kota Yogyakarta. Didalamnya terdapat tiga fakultas, yakni fakultas Seni Rupa, fakultas Seni Pertunjukan dan fakultas Seni Media Rekam. Ketiga fakultas tersebut seringkali mengadakan event – event yang menyangkut dengan seni, baik event kecil bahkan sampai pada event yang besar pula. Selain itu, sering  karya – karya dari mahasiswa yang ikut di pamerkan. Untuk itu, di ISI sendiri terdapat sebuah gedung yang dijadikan tempat untuk menyimpan dan pameran koleksi karya dari mahasiswa – mahasiswi dari fakultas seni rupa. Tradisi mengoleksi yang dimulai sejak era 60an, dikampus ini telah menjadi kebiasaan yang baik dan layak diapresiasikan. Karena tradisi ini dapat menjadi sarana belajar dari waktu ke waktu bagi mereka yang mengais ilmu dan pendidikan selama di bangku sekolah. Dengan mengetahui karya –karya tinggalan dari kakak – kakak kelas, mahasisiwa dapat belajar mengenai teknik, ide, dan sejumlah hal yangterkait dengan karya – karya seni yang telah dikerjakan pada era sebelumnya dan dapat memunculkan pemikiran yang berkembang dan berkelanjutan.

Secara umum, koleksi yang selama ini ada dikampus ISI Yogyakarta juga menjadi sarana untuk menelaah perkembangan karir para seniman, jauh sebelum mereka diakui secara utuh sebagai seniman profesional.desi

Koleksi seni lukis pada pameran ini, merupakan seni yang paling mendominasi, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Koleksi seni patung yang jauh lebih sedikit, hal ini dikarenakan jumlah mahasiswa seni patung biasanya hanya 30% jumlah mahasiswa seni lukis pada tiap tahunnya. Sedangkan untuk koleksi seni grafis yang cukup baik dari segi kuantitas dan kualitasnya memberi sensansi sendiri, setidaknya dari segi teknik, seni grafis Indonesia dapat ditelusuri melalui koleksi kampus. Pada koleksi seni kriya, lebih kurang hampir sama dengan seni grafis, yakni mengolah material dengan teknik – teknik tertentu sehingga menjadikan kriya sebuah dunia Craftmanship yang kaya akan ranah pembicaraan.

Dari koleksi yang ada dikampus ISI, maka dengan adanya ruang pameran Academic Treasure, dapat menggugah interpretasi yang tidak hanya berkutat pada pembacaan karya dan perkembangan sejarah seni rupa semata, namum juga bergerak pada aspek yang luas.desi3

Sejumlah koleksi kampus yang digelar kali ini, merupakan langkah awal untuk mengingatkan pada semua pihak perihal sejumlah problema yang terkait dengan tradisi akademik yang ada di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Tentu saja pameran ini, bukan hanya untuk unjuk karya semata, akan tetapi juga untuk mengingat tentang keberadaan artefak budaya dan tinggalan para anggota keluarga (alumni) institusi ini. Lembaga yang memiliki koleksi, secara otomatis merupakan lembaga yang memiliki tanggung jawab untuk memeliharanya. Kampus dalam konteks ini seperti museum, dimana tugasnya adalah melakukan preservasi dan sosialisasi.

Jika tidak, koleksi ini akan merana sepanjang masa.

Oleh : Desi Kurnia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s