Grafis | Murni | Kriya | Interior | Eksterior / Ryan Afranata

-Headline- Hipnotis Tembi Rumah Budaya nan Mempesona


Hiruk-pikuk kendaraan bermotor serta cuaca panas yang menyelimuti kota Yogya sirna ketika tim SeniJogja (selanjutnya penulis) memasuki kawasan Tembi Rumah Budaya (TBR). Sebelum penulis sempat memakirkan motor, seorang lelaki paruh baya telah menghampiri dengan sapaan yang lembut. Penulis disambut dengan begitu ramah dan sopan. Ketika penulis melangkah kedalam TBR, suasana balutan sejarah yang begitu kental langsung terasa.

Dalam langkahan kaki pertama, kita akan menjumpai sebuah pendopo yang biasanya digunakan untuk latihan karawitan, tidak hanya menyaksikan para seniman tengah latihan, setiap pengunjung juga dibolehkan untuk ikut serta memainkan alat musik mengikuti alunan nada yang telah ditentukan. Setelah penulis dimanjakan dengan alunan musik tradisional, pada langkah selanjutnya penulis menjumpai ruangan yang dinamakan Bale Dokumentasi, ketika memasuki ruangan ini penulis seakan-akan flash back ke masa lalu.

Bale Dokumentasi tidak hanya terdiri dari satu bangunan, di depannya terdapat bangunan yang juga menyimpan benda-benda kuno. Diruangan kedua ini kita akan menemukan puluhan wayang golek dan wayang kulit yang dipajang didekat pintu masuk. Sebuah meja berukuran sedang menjadi tempat beberapa model celengan kuno dipamerkan. Ruangan kedua ini juga biasa digunakan untuk latihan musik barat klasik, jadi tidak heran jika ditengah ruangan juga terdapat piano kuno dan beberapa alat musik lainnya. Bale Dokumentasi menyimpan ratusan benda-benda kuno yang memiliki nilai arstistik tinggi. Dinding-dinding ruangan dihiasi dengan majalah Kajawen yang beraksara Jawa serta iklan-iklan kuno pada tahun 1930-an. Di pojok ruangan terdapat sebuah kulkas kuno tanpa listrik dan sebuah sepeda motor merek Jawa buatan Ceko tahun 1948 yang membuat kita seakan-akan sedang berada dimasa lalu, disisi lain ruangan juga terdapat etalase yang menyimpan beberapa keris lengkap dengan keterangan pembuatan dan namanya.

zryan 2

Setelah puas mengamati berbagai macam benda kuno, penulis melanjutkan perjalanan menuju sisi belakang dari kawasan tembi. Keindahan Tembi terus berlanjut, dibagian belakang Tembi terdapat sembilan Bale Inap yang kental akan nuansa Jawa.  Bangunan tersebut berupa rumah limasan yang berusia 50-70 tahunan, yang dipindahkan utuh dari sejumlah dusun di DIY dan Jawa Tengah. Dengan demikian publik dapat merasakan dan menghayati benda-benda warisan kuno hasil kreasi bangsa kita. Rumah-rumah tersebut disewakan secara komersial guna mendukung biaya operasional Rumah Budaya Tembi, namun pengunjung tidak perlu khawatir karena harga yang ditawarkan sangatlah terjangkau.

Dibagian paling belakang Tembi terdapat sebuah Amphytheater yaitu tempat pertunjukan yang berada dialam bebas dan dikelilingi hamparan sawah nan hijau. Sarana ini biasa digunakan untuk aneka jenis pementasan di luar ruang. Acara rutin yang digelar di arena ini antara lain Sastra Bulan Purnama, yang mengekspresikan apresiasi sastra dari aneka kalangan di bawah terang bulan.

zryan 3

Tidak jauh dari Amphytheater juga terdapat Bale Rupa, disini kita dapat menikmati bermacam-macam lukisan dari berbagai aliran. Tembi Rumah Budaya tak henti-hentinya memanjakan para pengunjung dengan suasana budaya jawa yang kental, hal tersebut dibuktikan dengan adanya warung dhahar yang bisa digunakan pengunjung untuk mengisi kembali energi setelah lelah mengitari kawasan Tembi. Warung dhahar Pulo Segaran menyediakan menu kuliner Jawa dan menu yang diambil dari Serat Centhini. Antara lain tongseng emprit, gule banyak, dan sop bajing. Sedangkan kuliner Jawa, antara lain wedang uwuh, wedang secang, dan sayur brongkos. Nasi di Pulo Segaran berasal dari beras organik, hasil tanam para petani sekitar yang difasilitasi Tembi Rumah Budaya.

Penasaran kan dengan keindahan Tembi Rumah Budaya? Langsung saja buktikan sendiri Tembi Rumah Budaya yang mempesona di Jl. Parangtritis Km 8,4 Tembi, Timbulharjo, Sewon Bantul, Yogyakarta.

Oleh : Ryan Afranata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s