Endah Amanah / Grafis | Murni | Kriya | Interior | Eksterior

Perkembangan Teknik Melukis Dengan Cahaya

Dunia digital telah memasuki seluruh sendi kehidupan manusia. Melukislah dengan cahaya, demikian wejangan para fotografer yang telah lama berkutat dalam lembar-lembar film negatif saat teknologi masih mengandalkan dunia analog. Gagap teknologi menjadi kendala utama bagi para fotografer yang selama ini antipati terhadap dunia digital dan komputer pada khususnya, yang akhirnya harus menghadapi gilasan teknologi digital yang semakin tidak kenal kompromi.

Melukislah dengan cahaya, sekali lagi masih merupakan kalimat “ampuh” sebagai tumpuan dalam konsep dasar  yang masih menjadi pegangan di dunia digital. Teknologi fotografi bisa dikatakan sebagai penemuan teknologi “penghenti waktu” yang dapat merekam setiap detik perjalanan waktu serta menghentikannya dengan suara rana yang sangat unik.

Fotografi memang banyak cabangnya, bisa foto jurnalistik, fotografi dokumenter, fotografi olahraga, dan lain-lain. Satu di antara yang lain-lainnya itu adalah foto still life (still life photography).  Sebenarnya apa yang dimaksud dengan foto still life?. Menurut para mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta jurusan Ilmu Komunikasi yang menyukai dunia fotografi, salah satunya yaitu Ian, seni still life photography merupakan suatu seni foto alam benda mati. Jadi membuat benda mati seakan menjadi benda hidup dan bercerita. Nggak jauh beda dengan pendapatnya Masnico, yang hobbi banget mainan kamera DSLR nya yaitu seni yang bikin foto jadi lebih hidup, bisa dengan menambahkan property atau pencahayaan dari sisi yang berbeda. Kalau menurut Fira, anak Ikom ’11 salah satu contoh dari seni foto still life ini misalnya foto air yang tumpah dari gelas.Dan tentunya masih banyak lagi contoh-contoh foto still life yang nggak kalah keren.

Sebenarnya apa sih seni foto still life (secara garis besar) yang digemari para pencinta fotografi? Menurut buku karangan Atok Sugiyarto yang berjudul Indah itu Mudah, Buku Panduan Fotografi, secara sederhana definisi dari seni still life ini adalah menciptakan sebuah gambar dari benda atau objek mati tampak jauh lebih “hidup” dan “berbicara”. Kata still berarti benda diam atau mati sedangkan kata life berarti hidup; memberikan konteks “kehidupan” pada benda tersebut.

Still life juga dapat memberikan arti secara konteks fungsional maupun konteks ekspresif. Konteks fungsional dari fotografi still life berupa pemotretan benda dengan tujuan pembuatan katalog, brosur, newsletter, company profile, flyer dan iklan. Dalam hal ini, still life berfungsi sebagai iklan atau komunikasi visual dalam konteks komersial. Semua foto yang dibuat harus komunikatif; seberapa bagus desain barangnya, bagaimana fungsi barangnya dan diperuntukkan untuk kalangan siapa barang yang ada dalam foto tersebut. Dalam konteks ekspresif, foto still life dibuat sesuai selera, konsep dan emosi fotografer yang membuat foto still life tersebut. Seorang fotografer dapat mengekspresikan diri ke dalam fotonya.

Meskipun yang menjadi objek pemotretan adalah benda mati, memotret foto yang baik dan mengandung seni serta menjadikan foto menjadi lebih hidup dan berisi tidaklah semudah yang kita bayangkan.

 

Reported by : Endah Amanah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s