Grafis | Murni | Kriya | Interior | Eksterior / M. Adhin Nugroho

Mengenal Seni Lukis

Seni lukis adalah salah satu cabang dari senirupa.Dengan dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar. Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu. Media lukisanyangdipakai bisa berbentuk apas aja, seperti kanvas, kertas, papan, dan bahkan film di dalam fotografi bisa dianggap sebagai media lukisan. Alat yang digunakan juga bisa bermacam-macam, dengan syarat bisa memberikan image tertentukepada media yang digunakan.

Yogyakarta sebagai kota yang mempunyai predikat kota seni dan budaya mempunyai aktivitas seni lukis yang tinggi dengan produk seni lukisnya yang sangat beragama lirannya. Kota ini mempunyai banyak seniman berupa organisasi seni rupa, museum seni rupa, galeri senirupa, dan pusat seni.Selain itu Yogyakarta memiliki beberapa sekolah menengah dan sekolah tinggi yang berorientasi pada sen irupa yang menunjang perkembangan kehidupan seni rupa di Indonesia seperti InstitutSeni Indonesia (ISI), STSRI, dan ASRI.

Sebagai kota tujuan wisata budaya terbesar keduas etelah Bali, Yogyakarta mempunyai kuantitas kunjungan wisata yang relative besar, baik dari wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik. Salah satu daya tarik yang mendorong kedatangan wisatawan adalah seni dan budaya Yogyakarta.Museum Affandi adalah salah satu tempat tujuan kunjungan wisatawan yang ramai di kunjungi,terletak di pinggir sungai Gajah Wong, atau di Jalan Solo 167, Yogyakarta.Museum lukisan ini menyimpan hasil karya pelukis legendaries Affandi.Affandi adalah seorang pelukis yang beraliran abstrak dengan corak realis.Lebih dari tiga ratus buah lukisannya disimpan di dalam museum ini.Ada tiga galeri dan sebuah rumah yang dahulu dipakai sebagai tempat tinggal sang pelukis. Rumah ini mempunyai atap berbentuk daun pisang yang terdiri dari dual antai,dengan lantai atas sebagai kamar pribadi Affandi.Selain tiga ratus karya lukisan Affandi sendiri, museum ini juga menyimpan lebih dari tujuh ratus lukisan dari pelukis Indonesia terkenal lainnya, seperti: Basuki Abdullah, Popo Iskandar, Hendra, Rusli, Fajar Sidik, dan lain-lain.

Dalam perkembangannya, seni lukis di Yogyakarta masih di pertahankan keunikannya. Salah satunya bukt isenilukis masih hidup di kota seni ini adalah masih ramainya usaha seni lukis wajah dan kaligrafi. Tempat yang masih ramaidengan seni lukis wajah dan kaligrafi adalah di Jl.Colombo, Sagan, Yogyakarta atau disekitar kampus Universitas Gadjah Mada (UGM).

Untuk mendukung keberlangsungan senirupa di Yogyakarta,seniman dan sanggar-sanggar senirupa di Yogyakarta sering mengadakan pameran-pameransenirupa, salah satunya adalah Langgeng Art Gallery.Tempat ini mempersembahkan karya-karya  seni rupa kontemporer “Jogja Agro Pop” di Taman Budaya Yogyakarta (TBY).  Pameran di ikuti oleh seniman baik yang muda maupun yang tua.Pameran ini sekaligus melihat sebuah lintasan  sejarah perkembangan seni rupa kontemporer di Indonesia, khususnya di Yogyakarta.Jogja Agro Pop, sebuah komunitas seni kontemporer yang pada awalnyadi anggap tak lazim dalam kelompok seni rupa. Karya-karya mereka di anggap tidak sesuai dengan batasan dan manifesto yang jelas dalam dunia seni rupa. Para seniman hadir dengan berbagai macam aliran yang ditujukan pada komunitas-komunitas seperti lowbrow, street art, hingga pop surrealism.

Oleh M. Adhin Nugroho

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s