Grafis | Murni | Kriya | Interior | Eksterior / Listyaning Restiti

Mataram, Kerajaan Yogya yang Terselip

Yogyakarta tak henti – hentinya memanjakan wisatawan yang datang. Tak hanya unggul pada kuliner namun juga pada bangunan – bangunan yang terjajar rapi sekitar Yogya. Bahkan pada sela – sela kotapun tersembunyi pesona yang tak kalah indahnya dengan pesona pusat kota. Mataram, salah satu masjid gedhe Mataram pada zaman dahulu yang masih terjaga keindahannya. Suasana tradisional masih terasa kental di kerajaan ini bak replika keraton Yogya lengkap dengan batu relief yang mengelilingi masjid gedhe yang berada di kawasan Mataram.

Masjid gede Mataram ini dahulunya merupakan cikal bakal dari terbentuknya kerajaan Mataram Islam. Tidak hanya itu, masjid gede Mataram ini juga merupakan saksi bisu dari terpecahnya keraton Yogyakarta dan Surakarta. Bangunan indah yang disajikan masjid gede Mataram ini tak henti – hentinya menarik wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri sehingga masjid ini tak pernah sepi.

Dilihat dari bangunannya, masjid ini memanglah terlihat megah. Bangunan – bangunan yang ada di dalam masjid ini berdiri kokoh dan elok. Pada pelataran masjid, terdapat pohon beringin tua yang rindang dan bangsal terbuka. Sedangkan sepanjang jalan kanan dan kiri terdapat rumah – rumah abdi dalem Mataram. Seni bangunan yang terkandung dalam kawasan masjid ini diantaranya gapura yang merupakan gerbang masuk ke dalam kawasan masjid gede Mataram yang mempunyai ciri khas dari agama Hindu. Gapura ini menyerupai gapura puri. Gapura ini berbentuk paduraksa yaitu atap bersusun tigan dengan ukiran – ukiran Jawa. Selain itu, terdapat parit yang merupakan bangunan Jawa yang dibentuk seperti limas mengelilingi masjid. Parit ini sekaligus memisahkan antara bangunan inti dengan serambi. Berbeda dengan masjid – masjid yang ada di Indonesia yang pada umumnya memiliki menara. Tetapi masjid ini tidak memiliki menara, hanya saja dilengkapi dengan kentongan dan bedhug sebagai sarana menyerukan adzan atau perintah sholat. Masjid Matarm sendiri memiliki atap bersusun tiga. Pada bagian utama masjid terdapat tiga saka guru jati lengkap dengan usuk dan reng yang disusun seperti ruji – ruji payung. Ini dikarenakan masjid Mataram ini tidak memiliki plafon dan rusuk berfungsi sebagai langit – langit masjid.

Disamping itu, dalam kawasan masjid terdapat makam – makam raja Mataram pada zaman itu. makam – makam itu dikelilingi oleh tembok – tembok besar nan kokoh. Tembok – tembok dibangun serta dihiasi dengan ukiran – ukiran khas bangunan Jawa di sepanjang tembok.

 

By : Listyaning Restiti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s