Musik / Pentas | Teater / Sukaenah

Eksistensi Tari Dayak di Yogya

Dalam seni tari Dayak, dikenal beragam tari Dayak dengan gerakan yang eksotik dan memukau. Lewat gerakan para penari Dayak yang biasanya diiringi dengan tetabuhan yang khas, unsur ritmis yang berpadu serasi menjadi sebuah seni penuh makna. Beragam seni tari dayak yang ada dengan nilai filosofi masyarakat Dayak sendiri, seperti tari Gantar sebagai gambaran penanaman padi dan sering digunakan sebagai tarian penyambut tamu, tari Serumpai sebagai tarian tolak balak penyakit dan mengobati orang yang digigit anjing gila, dan masih banyak tarian Dayak lainnya.

Yogya sebagai kota mutikultural, menampung dan mendukung kesenian-kesenian yang ada di Nusantara. Melalui ikatan pelajar Nusantara di Yogya banyak kesenian-kesenian Nusantara (Luar Yogya) yang diekspos, dikenalkan, dan dipromosikan di Yogya.

IPMKS (Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Sekedau) Yogyakarta salah satunya yang ikut mewarnai kesenian di Yogya dengan kesenian-kesenian mereka. IPMKS memiliki kegiatan (pementasan) tarian Dayak rutin tiap tahunnya, tahun ini IPMKS tampil dalam acara Kesenian Nusantara di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada tanggal 18 Oktober kemarin.

Jika di tempat asalnya (Kalimantan Barat) tarian Dayak dignakan dalam berbagai acara ritual atau adat. Berbeda ceritanya ketika kesenian ini dikenalkan oleh IPMKS pada masyarakat Yogya yang menunjukkan keprofesionalannya, yakni tarian Dayak ini dikemas dengan lebih modern dengan mengikuti tema pementasan yang sedang mereka ikuti, namun tetap memperhatikan budaya asli mereka sebagai gaya dan roh dari pementasan tersebut. Hal ini dapat dilihat dari karakeristik tari Dayak secara fisikly dapat dilihat dari aksesoris yang dipakai ketika pementasan, misal dengan alat musik khas Kalimantan Barat dan pakaian yang dipakai. Untuk laki-laki biasanya memakai kain ikat atau dalam bahasa Sekedau Kalimantan Barat disebut “Cawan”, dan untuk pakaian perempuan memakai manik-manik dan bulu di atas kepala.

IPMKS sebagai salah satu komunitas Nusantara yang ada di Yogya merasa senang dengan adanya pementasan-pementasan Nusantara di Yogya sebagai upaya pengenalan dan promosi kebudayaan dan kesenian mereka. Menurut saudara Haris, salah satu pengurus IPMKS menjelaskan “kalau menurut saya orang-orang disini cukup antusias dengan hal-hal seperti ini khususnya kesenian, karena saya lihat tiap tahun penyelenggaraan event tersebut pengunjungnya semakin banyak, berarti antusiasme semakin banyak, bahkan orang-orang luar negeri juga datang”.

Jika Anda berada di Yogya dan tertarik untuk mengenal dan belajar mengenai tarian Dayak khas Sekedau Kalimantan Barat, sempatkanlah berkunjung di kantor IPMKS yang bertempat di jalan Nogorojo Perum Polri Gowok Blok A1 No.3, Catur Tunggal Sleman Yogyakarta.

By : Sukaenah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s