Marisa Bikriy Azkiya / Musik / Pentas | Teater / Seni Pertunjukan

UKM Dewantara, Bibit Band Indie Yogya

Musik sejatinya merupakan gabungan harmonisasi nada-nada sehingga menjadi sebuah lantunan lagu yang indah. Tak hanya indah tapi juga bermakna. Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) menyatukan itu semua dalam satu putaran musik khas Jogja yang berpendidikan. Para mahasiswa yang berminat dalam bidang musik tersebut tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik Dewantara.

Dewantara sendiri terbentuk pada tanggal 5 Desember 1997. Awal mula terbentuknya UKM ini karena adanya persamaan persepsi, tujuan, dan cita-cita mahasiswa UST dalam bidang musik. Oleh karena itu, dengan adanya UKM Dewantara dapat menjadi suatu wadah organisasi musik di lingkungan UST yang bersahaja.

Sampai saat ini, Dewantara mempunyai kurang lebih 60 anggota yang masih aktif yang terbagi dari beberapa fakultas, jurusan dan program studi di UST. Tidak hanya itu, Dwantara juga mempunyai kurang lebih 350 alumni dari mulai terbentuknya Dewantara 11 tahun yang lalu.

Dewantara aktif di kegiatan-kegiatan intern seperti Music Road To Fakultas, Ajang Pencarian Bakat Anggota, UST Fest, Controversial Music Collaboration, Inaguration, dan sebagainya. Selain itu, para anggota UKM Musik Dewantara juga aktif di berbagai kegiatan tingkat kampus se-Yogya, kafe, club, pup, dan panggung-panggung hiburan lainnya.

Dari UKM Musik Dewantara ini memunculkan band-band indie Yogya. Beberapa band diantaranya Makyan, D’Baron, Namuz, Rnf, Jarak, The Mutan, Masturbation, dan lain-lainnya semuanya bisa diandalkan dalam bermusik.

Pada tanggal 28 Desember 2011, UKM Dewantara UST meluncurkan album kompilasi kedua. Acara digelar di Kedai Nusantara Jl.Wahid Hasyim No.77 Nologaten Yogyakarta. Album kali ini di isi oleh delapan band dari UKM Musik Dewantara yaitu Salah Asuhan, SAC, Jarak, Terapi, Clepto D Nino, Demon’s Diary, Stop Kontak dan No Name. (www.lpmpendapa.com)

Dalam peluncuran album ini UKM Musik Dewantara bekerjasama dengan Charlie Studio Music and Recording. Bayu Jati selaku ketua UKM Musik Dewantara menuturkan bahwa program kompilasi album merupakan salah satu produk dari UKM Musik Dewantara.

Menurutnya, peluncuran album yang ke-2 ini menandakan bahwa Musik Dewantara juga memiliki eksistensi di dunia musik. “Acara ini saya anggap bagus, sangat bagus karena bisa menujukkan bahwa UKM Musik Dewantara bisa memproduksi album, juga merupakan eksistensi UKM Musik Dewantara dan menjadi nilai positif bagi UST,” ungkapnya.

 

Reported By : Marisa Bikriy Azkiya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s