Musik / Pentas | Teater / Seni Pertunjukan / Sukaenah

-Sub Headline- Mizanuna Yogya, Sebuah Seni Syi’ar Kampus

Syi’ar kini telah menyentuh ke ranah publik dengan beragam media yang digunakan baik secara langsung maupun tidak langsung. Banyak syi’ar yang kini telah menjadi program dalam sebuah acara di televisi, radio, maupun media sosial. Namun syi’ar secara langsung (face to face) akan terasa lebih efektif karena ada ikatan emosional yang terjadi, dari pada menggunakan media massa.

Setiap komunitas memiliki bidang dan keminatan masing-masing dalam program kerjanya, berbicara tentang Mizanuna adalah sebuah komunitas atau lebih jelasnya sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Islam Negri Sunan Kalijaga Yogyakarta yang bergerak dalam bidang seni pertunjukan dengan kegiatan syi’arnya secara eksklusif. Mizanuna sendiri berasal dari kata mizan dan dhomir “na” yang berarti kita. Berarti Mizanuna adalah mizan kita, mizan milik kita, milik para mizanuna. Dengan karakteristik Multikultural mizan merupakan sebuah keorganisasian yang juga menjujung tinggi asas kekeluargaan.

Mizanuna dengan salah satu divisinya yakni divisi shalawat atau rebana merupakan divisi mizan termuda yang berdiri pada tahun 2005 dengan maksud penyempurnaan divisi-divisi sesudahnya yang lebih berkonsentrasi pada Al-Qur’an, sedangan divisi shalawat ini berkonsentrasi pada sunah Rasul, disebutkan oleh Mas Hana, Ketua II bidang jaringan Mizan “ shalawat  merupakan sebuah seni syi’ar dengan menggunakan musik dan lantunan-lantunan pujian kepada baginda Rasullullah Muhammad SAW, bercermin pada visi dan misinya juga shalawat merupakan seni dakwah yang berada dalam kampus maupun di luar dengan asas membentuk pribadi yang berjiwa Qur’ani”.

Shalawat mizan memiliki beberapa aliran, gaya atau kreasi dalam seni bermusik, yaitu marawis/gambusan, kolosal/sampak patrol, habsi/hadrah murni dan juga kontemporer. Perbedaan pada aliran-aliran shalawat ini terdapat pada perbedaan alat musik yang digunakan dan juga lagunya. Bila marawis/gambusan menggunakan alat dan lagu timur tengahan. Kolosal/sampak patrol menggunakan kombinasi antara alat rebana dengan alat band, seperti piano, biola, gitar, bass, dengan lagu-lagu khusus yang diciptakan,  seperti lagu jangan takut menjadi Indonesia, ayo menjadi Indonesia, Masrum, dan sebagainya. Lagu yang digunakan dalam aliran kolosal biasanya tentang nasionalisme. Aliran kolosal  ini juga biasanya dipakai dalam event-even tertentu dan berskala besar seperti acara TNI, launching album satu hati dengan charlie, acara ulang tahun GP Anshor, ulang tahun Yogyakarta di Prambanan tahun 2008, dan sebagainya. Habsi/hadrah murni masih mempertahankan budaya asli rebana yang belum mendapat sentuhan modern, alat yang digunakanpun alat rebana biasa dengan lagu-lagu shalawat maulidan. Sedangkan aliran kontemporer mengkmobinasikan alat rebana dengan alat musik modern seperti gitar elektrik, bass,dan sebagainya. Lagunya pun lagu-lagu sholawat modern.

Shalawat mizan sebagai sebuah UKM memiliki kewajiban dalam pengkaderan, di dalam UKM ini terdapat pelatihan dasar untuk anggota baru dan pelatihan pengembangan untuk anggota lama (sudah setahun di shalawat mizan sebelumnya). “ Mizan sebagai satu-satunya UKM yang berbasis islam di UIN memiliki ketertarikan tersendiri bagi mahasiswa baru, maka tak heran kalau kemudian UKM Mizan ini dijuluki sebagai “anak emas” UKM di UIN Sunan Kalijaga. Tahun 2012 ini Mizan mampu mencapai peringat pertama dalam menarik mahasiswa baru sebagai anggotanya, kemudian disusul dengan UKM-UKM lain” tambah ketua II bidang jaringan Mizan.

Beberapa prestasi yang dicapai oleh shalawat Mizan pun beragam, diantaranya adalah meraih juara I lomba festival shalawat se-DIY dan Jawa Tengah piala trophy tetap Sri Sultan Hamengkubuwono X, juara II festival rebana Rebo Pungkasan piala trophy wakil presiden RI, juara umum dan favorit festifal Internasional di JEC (Jogja Expo Center) trophy wakil presiden RI, juara III AM (Asbabul Musthofa) di AMIKOM tahun 2010, dan sebagainya. Shalawat Mizan juga bekerjasama dengan komunitas Yogya seperti AM/Asbabul Musthofa (grup rebana habib syeh) dan juga para musisi Yogya seperti Giyana dan Begudel kyai Sudiro, maupun kerjasama dengan Luar Yogyakarta seperti di Purbalingga dan Habib Hilmi di Madura.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat langsung datang ke kantor Mizan di Gedung Student Center UIN Sunan Kalijaga sayap barat lantai 2 atau silahkan kunjungi blog mizanuna di uinsukamizanuna.wallinside.com

 

Reported By Sukaenah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s