Grafis | Murni | Kriya | Interior | Eksterior / M. Adhin Nugroho / Seni Rupa

Boneka Kayu “Ken Dedes”

“Ken Dedes” Antique Gallery merupakan salah satu gallery yang memproduksi dan menjual produk kerajinan kayu yang unik seperti topeng, tempat perhiasan, macam-macam boneka kayu, patung binatang (jerapah, kucing, musang dan angsa), sandal, wayang orang kayu, dan kerajinan kayu lainnya. Gallery ini terletak di Jalan Tirtodipuran No.9 Yogyakarta.

Saat saya mampir dan melihat-lihat kedalam bengkel gallery, saya berjumpa dengan mas Anung, beliau adalah seniman lulusan ISI (Institut Seni Indonesia) Seni Rupa Yogyakarta. Di gallery ini saya berkesempatan untuk melihat proses pembuatan boneka kayu serta diberi tahu cara membuat boneka kayu atau kerajinan kayu yang biasanya di jadikan souvenir untuk wisatawan atau pengkoleksi patung kayu, berikut adalah proses pembuatan boneka kayu.

Peralatan Utama

Peralatan utama yang perlu dipersiapkan ketika akan membuat kerajinan kayu adalah Pahat, yang terdiri beberapa jenis yaitu:

a)      Pahat Kuku, pahat ini berjumlah sekitar 20 batang dengan berbagai  ukuran, pahat ini digunakan untuk memahat bagian-bagian yang melengkung.

b)      Pahat lurus(Pengancap) berjumlah sekitar 10 batang dengan berbagai ukuran, pahat ini digunakan untuk memahat bagian yang lurus.

c)      Pahat Col/penatar berjumlah 4 batang, digunakan untuk meratakan bagian dasar ukiran yang mencorok kedalam yang tidak dapat dijangkau oleh pahat lurus.

d)     Pahat setengah lingkaranberjumlah 3 batang berbagai ukuran, digunakan untuk memahat bagian motif lengkung dan mencorok kedalam yang tidak dapat dijangkau oleh pahat kuku.

e)      Pahat miring 2 batang, digunakan untuk meraut dan memahat pada bagian-bagian sudut.

 

 

 

Peralatan Penunjang

a)      Palu kayu, kayu yang baik untuk bahan palu adalah kayu-kayu yang berat seperti kayu asam, kayu jambu, dan kayu cemara. Diusahakan dari serat kayu terpilih agar tidak mudah pecah.

b)      Sikat ijuk, digunakan untuk membersihkan ukiran dari kotoran bekas pahatan dan menghilangkan debu yang melekat pada ukiran.

c)      Alat-alat gambar, digunakan untuk membuat desain baik desain pokok maupun desain motif. Jenis peralatan tersebut adalah pensil, spidol, penggaris, karet penghapus, jangka, routring, dan sebagainya.

d)     Alat-alat pertukangan seperti gergaji, schaap, meteran, kapak, siku-siku, dan lain-lain.

e)      Batu asah, untuk menajamkan peralatan baik pahat atau paralatan lainnya. Batu asah ada dua jenis yaitu batu asah kasar untuk memperbaiki mata pahat yang rusak mempercepat pengasahan, dan batu asah halus, untuk menyempurnakan ketajaman pahat.

Bahan

Bahan yang perlu dipersiapkan adalah:

  1. Kayu Sebagai Bahan Pokok, Jenis kayu yang baik diukir antara lain; kayu jati, cempaka, aghatis, mahoni, suar, nangka, sonokeling, sonokembang, kepelan dan sejenisnya.
  2. Bahan Penunjang yaitu; bahan-bahan untuk finishing : cat, politur, tinner, amplas, clear, dan lain-lain.

Proses Membuat Boneka Kayu

  1. Pertama-tama penyiapan bahan baku kayu, umumnya menggunakan mesin potong kayu dan alat pengering.
  2. Kemudian pembentukan dibuat menggunakan gergaji dan alat pahat
  3. Pembentukan halus atau pengukiran dengan menggunakan alat pahat
  4. Penghalusan biasanya menggunakan amplas
  5. Finishing biasanya dibantu dengan mesin semprot cat dan kuas untuk mewarnai.

Reported By Adhin Nugroho

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s