Grafis | Murni | Kriya | Interior | Eksterior / Ryan Afranata / Seni Rupa

-Sub Headline-Jejak Seniman Lukis ‘Batik’

Hasil penelusuran membuktikan bahwa batik merupakan salah satu karya seni ‘aseli’ bangsa Indonesia. Negara tetangga pernah mengklaim bahwa batik berasal dari leluhur mereka. Tentunya persoalan ini terdengar sampai kepelosok-pelosok wilayah negeri ini. Tidak sedikit warga Indonesia yang geram ketika salah satu warisan nenek moyang mereka diklaim oleh negara lain. Hampir saja warisan bangsa Indonesia diambil oleh bangsa lainnya.

Salah satu penyebab pengklaiman itu adalah kelalaian bangsa Indonesia sendiri. Tentunya kita dapat belajar dari Slamet Riyanto, salah satu seniman lukis yang telah puluhan tahun mengabdikan dirinya untuk melestarikan kesenian batik. Dari seni lukis turun ke seni batik. Itulah Slamet Riyanto. Seniman kelahiran Pacitan 1951 ini mengungkapkan bahwa awalnya melukis dimulai dari sebuah hobi. Kemudian setelah lulus sekolah menengah atas ia disarankan gurunya untuk melanjutkan hobinya tersebut ke taraf yang lebih serius.

Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) merupakan pilihan Slamet Riyanto untuk lebih meningkatkan kemampuannya dalam melukis. Lulus dari ASRI yang kini telah berubah nama menjadi Institut Seni Indonesia (ISI), Slamet merasa bahwa ilmu yang ia dapatkan di Perguruan tinggi tidaklah cukup, melainkan hanya sebagai modal dasar dan ia harus mencari lagi pengembangannya di luar pendidikan formal. “Ilmu yang saya dapatkan di Perguruan tinggi masih saya kembangkan lagi setelah lulus, dan saya masih berusaha untuk menemukan jalan khas seniman saya,” ungkapnya.

Pada tahun 1970-an beberapa seniman dan pelukis menemukan kreasi baru dalam penggabungan teknik batik ke dalam seni lukis. Hasilnya luar biasa, munculah seni lukis baru yaitu dengan teknik batik bahkan seni lukis batik sempat menggemparkan dunia. Slamet Riyanto termasuk salah satu dari sekian banyak seniman yang ikut mempelopori awal munculnya seni lukis batik hingga berkembang sampai sekarang. Seni lukis batik yang berbeda dengan seni lukis biasa ini menjadi ciri khas karya Slamet Riyanto. “Seni lukis batik sangat berbeda dengan seni lukis biasa, seni lukis batik tidak menggunakan media kanvas melainkan kain, seni lukis batik juga melalui proses unik sebagaimana proses pembuatan batik tulis pada baju,” tutur seniman yang juga aktif memberikan kursus seni lukis batik.

Keunikan lain dari seni lukis batik adalah segala hal yang diaktualisasikan dalam corak batik. “Saya seringkali menjadikan alam sebagai sumber inspirasi, berbeda dengan lukisan alam biasa, saya akan mengaktulisasikan alam tersebut melalui corak-corak batik,” papar Slamet Riyanto. Menurut beliau seni batik tradisional, corak warna yang digunakan masih sangat sederhana. Berbeda dengan karya seni lukis batik, ia mencoba untuk lebih berani dalam menggunakan warna, sehingga akan menghasilkan karya seni batik yang dapat mengikuti perkembangan zaman.

Lukisan batik karya Slamet Riyanto untuk pertama kali dipamerkan diluar negeri, tepatnya di Sydney pada tahun 1974. Pada tahun-tahun berikutnya beliau lebih produktif mengadakan pameran dalam dan luar negeri dalam rangka memperkenalkan seni lukis batik. California, Arab Saudi, Swiss, Jepang, dan beberapa negara di Eropa pernah ia datangi untuk mengadakan pameran. Dalam perjalanannya sebagai seniman lukis batik Slamet Riyanto mengaku bahwa ia beraliran Modern Abstrak. “Aliran ekspresionisme yang selalu mengikuti perkembangan zaman” terang seniman dengan rambut gondrong ini. Slamet Riyanto juga pernah menjuarai kompetisi tingkat internasional seni lukis batik “Canting Emas Award” pada tahun 1998.

Sebagai seorang seniman lukis batik, Slamet Riyanto menyatakan melalui seni lukis ia akan melestarikan dan terus mengembangkan karya seni batik. “Seni batik merupakan salah satu hasil karya seni nenek moyang kita yang harus kita jaga. Saat ini sudah mulai banyak seniman luar negeri yang mempelajari seni lukis batik, “nek boten ngatos-atos, saged kecalan malih mas” pungkasnya sambil melemparkan senyum.

Reported By Ryan Afranata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s