Eti Purnaningrum / Musik / Seni Pertunjukan

Alunan Jazz Kota Seni Yogya

Musik dapat menjadi salah satu alternatif bagi kita untuk menghilangkan kesumpekan dalam hati dan pikiran kita, ketika mengalami kejenuhan contohnya. Banyak juga yang menikmati waktu senggangnya untuk mendengarkan alunan musik favorit, begitupun bagi sebagian orang yang menikmati musik disela-sela kesibukannya. Demikian dilakukan untuk merefresh pikiran. Tidak dipungkiri jika musik menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Kini jenis musik pun beragam seperti pop, rock, dangdut, melayu hingga jazz, menambah khazanah musik Indonesia.

Berbicara tentang musik jazz, Yogyakarta merupakan salah satu kota yang perlu dipertimbangkan ketika memilih dan menjadikannya primadona pertunjukan jazz. Pertunjukan jazz di Yogyakarta cukup beragam, diantaranya adalah pertunjukan jazz tahunan jazztimewa Intimate Concert “Sound of heart” yang digelar di Grand Pacific Hall dengan penampilan Sembilan musisi jazz kenamaan yang tampil di acara bergengsi ini. Jazztimewa dikemas sedemikian rupa dengan tampilan yang fresh, apik dan unik. Membuat suasana yang ada didalamnya terasa akrab, menyatu antara penyanyi dengan penonton yang sedang on the stage. Penampilan jazz tersebut disajikan dengan menggunakan pengaturan konvensional, mengekplorasi dinamika diantara bentuk seni, genre, dan budaya serta mencerminkan perjumpaan tradisi kontemporer (tribunjogja.com)

Acara lain yang mengusung tema jazz di Yogyakarta yang baru-baru ini digelar adalah perhelatan tahunan Permata Bank-UGM Economics Jazz 2012. Antusiasme para peminat jazz sangat kentara, kurang lebih 3.000 penonton memadati stage untuk menonton dan menikmati jenis musik slow ini hingga penampilan usai. Merupakan puncak acara dan yang dinanti-nanti oleh penikmat musik jazz dalam acara ini adalah penampilan David Beniot dari Amerika Serikat. David adalah seorang pianis yang meniti karir musik jazznya dari zero. Sebelum namanya terkenal di mata para penikmat musik jazz ia bermain di berbagai bar dan kafe di Amerika Serikat. Tidak tanggung-tanggung ia menerima lima kali nominator Grammy Awards yang sudah memproduksi 33 album selama 27 tahun.

Kedua acara yang bernuansa jazz tersebut memperlihatkan bahwa Yogya semakin istimewa. Musik jazz yang notabanenya jarang dikenal orang dapat memukau para penontonnya, berlaku juga bagi orang awam yang baru mengenal musik bernuansa jazz ini. Yogyakarta adalah kota yang dapat dikatakan sebagai kota yang memiliki seabrek penikmat musik jazz, salah satunya dapat dilihat dari antusiasme dan jumlah penonton pertunjukan jazz yang digelar oleh promoter yang ada di kota ini. Masuknya musik jazz di Yogyakarta memiliki potensi besar dalam menetaskan musisi-musisi jazz baru di kota seni ini, karena selain nuansa Yogyakarta yang menawarkan kebebasan dalam berekspresi dan berkreasi, kini musik jazz mulai mendapat ruang dan digandrungi oleh para remaja. Oleh karena itu, kota istimewa yang satu ini menjadi salah satu kota tujuan pemusik jazz dunia untuk menampilkan roman jazznya, karena di kota ini apresiasi akan seni sangat dijunjung tinggi tak terkecuali seni musik bergenre jazz.

Reported by : Eti Purnaningrum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s