Desi Kurnia / Musik

LULUK PURWANTO Si Mutiara Jazz

Luluk purwanto (Luna Lydia Purwanto) adalah seorang musisi jazz Indonesia yang mahir bermain biola. Wanita kelahiran Surakarta, 25 Juni 1959 dari kecil sudah belajar menggesek biola. Karena kedua orang tuanya memang orang yang dekat dengan dunia musik. Lulus dari Sekolah Musik di Medan, Luluk memperoleh beasiswa dari Kedutaan Australia untuk belajar di New South Wales Conservatorium of Music, Sydney, Australia. Setelah beberapa tahun belajar di negeri kangguru itu, ia kembali ke Indonesia dan masuk Sekolah Menengah Musik (SMM), di Yogyakarta, kemudian melanjutkan ke Akademi Musik Indonesia (AMI) di Yogyakarta. Sebelum benar-benar lulus, ia sudah memutuskan keluar dan melanjutkannya ke Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Selama menuntut ilmu di Institut Kesenian Jakarta, ia berkenalan dengan musisi jazz kenamaan, oleh karena itu ia menganggap para pemusik jazz itu sebagai pembimbingnya  sekaligus guru dalam pengenalan musik jazz.  Saat ini ia bekerja dan bermukim di Amsterdam, Belanda, dan bergabung dengan kelompok musik Helsdingen Trio sebagai pemain biola. Walaupun Luluk sekarang tinggal di Belanda, ia tetap mengingat Indonesia sebagai tanah kelahirannya, dan ketika ia pulang kampung ke Indonesia pada tahun 1997, Luluk mengadakan konser keliling Jawa-Bali hampir 2 bulan (25 Juli – 15 september 1997).

Luluk Purwanto dan Helsdingen Trio bentukan suaminya, telah mengeluarkan banyak album di Eropa. Di tahun 2006, Luluk kembali mengadakan tour keliling Indonesia dengan menggunakan bus. Permainan biolanya sangat terpengaruh violis ternama seperti: Jean Luc Ponti, Noel Pointer, Stephane Grapphelli, ketiganya tersebut adalah violis jazz asal Prancis dan juga Mang Odang (pemain biola otodidak asal Bandung). Tahun 1985, ketika Bhaskara Band tampil di North Sea Jazz Festival, Den Haag, Belanda, Luluk ikut bergabung. Uniknya ketika tampil di panggung, banyak penonton kaget, dan terkagum-kagum pada gesekan biolanya. Hal itu terjadi karena penonton mengira Luluk adalah seorang anak kecil yang pandai memainkan biola. Hingga saat ini ia telah bermain di 350 panggung jazz dan sudah tinggal 19 tahun di Amsterdam, Belanda. Luluk dan The Helsdingen Trio pernah “ngamen” selama empat tahun dengan Stage Bus di Eropa.

(http://selebriti.kapanlagi.com)

Reported by Desi Kurnia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s