Anjar Wicaksono / Grafis | Murni | Kriya | Interior | Eksterior / Seni Rupa

Lukisan dan Komunitas di Yogyakarta

Perkembangan seni kontemporer yang berasal dari pengaruh seni modern barat berkembang pesat di kota-kota besar di Indonesia, termasuk Yogyakarta. Berkecimpungnya seniman-seniman seni kontemporer dapat dilihat dari organisasi kesenian dan banyaknya penyelenggara kegiatan seni seperti pameran, diskusi, workshop, dan lain-lain.

Sampai saat ini, menurut data dari taman budaya Propinsi D.I Yogyakarta, potensi seni dan budaya propinsi D.I Yogyakarta terdapat 3.291 organisasi seni dan 87.745 orang seniman yang ada di Yogyakarta.

Dari beberapa sumber yang saya pelajari terdapat beberapa komunitas-komunitas seni lukis yang masih ada sampai sekarang, diantaranya :

1.   Gelaran Budaya (komunitas)

Terletak di Patehan Wetan NO. 3 Keraton. Komunitas  ini terbentuk dari ruang gelaran budaya yang didirikan tahun 1999. Pendiri komunitas ini ialah Alpha Tejo Purnomo, Alit Sembodo, Didik Nurhadi, Dipo Andy, Galam Zulkifli, Nugro Wantoro, Rain Rosidi, Taufik Rahzen, dan Yayat Surya. Komunitas ini berdiri sebagai sebuah komunitas yang terbuka yang menghormati perbedaan dan mencita-citakan rekonsiliasi kebudayaan. Berawal dari pencarian ruang, komunitas gelaran budaya mematangkan konsep mereka menjadi “Ruang Publik Waktu Budaya”. Komunitas gelaran mulanya menyewa tempat di sekitar patehan wetan, kraton kemudian menyewa lagi di Jalan Menukan 273, Karangkajen. Komunitas ini sempat vakum tapi di masa vakumnya komunitas ini masih intensif menerbitkan buku-buku sejarah, pers, kronik, dan berbagai taman bacaan di perkampungan pelosok Jawa. Tahun 2009 bertepatan dengan sepuluh tahun keberadaannya, Gelaran Budaya komunitas merayakan ulang tahun dengan melakukan riset dan menerbitkan buku “ Gelaran Almanak Senirupa Jogja 1999-2009” yang diterbitkan atas kerjasama Gelaran Budaya dan Indonesia Buku.

2.   Ikatan Keluarga Istri Seni Rupawan Yogyakarta (IKAISYO)

Komunitas seni lukis ini berdiri pada 14 Agustus 1982. Bermula dari peristiwa keluarga yakni acara khitanan putra keempat pelukis Bathara Loebis. IKAISYO terletak di Gajah Tahunan UH III/93. Anggota IKAISYO terdiri dari berbagai mahzab seni seperti naturalis, ekspresionis, deformatif total, hingga abstrak ekspresionis. IKAISYO selain sebagai wadah kumpul mempererat persaudaraan juga untuk mendorong para suami dalam berkarya. Selama 18 tahun berkiprah, IKAISYO memberikan peranan dalam upaya peningkatan rasa solidaritas antar seniman. IKAISYO juga beberapa kali menyelenggarakan pameran seni rupa, lomba lukis anak-anak, serta terlibat dalam gelaran Pasar Seni Festival Kesenian Yogyakarta tahunan.

3.   Sanggar Bidar Sriwijaya/ Rumah Seni Muara

Sanggar ini terletak di Jl. Ontoseno No.6 Wirobrajan. Sanggar Bidar Sriwijaya merupakan salah satu komunitas etnis atau kedaerahan (sumatera selatan) yang berada di Yogyakarta. Komunitas ini berdiri tahun 1999 yang bertujuan memberikan ruang ekspresi bagi para anggotanya. Sanggar Bidar Sriwijaya sempat mengalami kevakuman. Tapi segera terisi dengan munculnya Rumah Seni Muara pada tahun 2002, yaitu sebagai kelanjutan dari sanggar Bidar Sriwijaya. Dalam perjalanannya Rumah Seni Muara juga bernasib sama macet dan perlahan-lahan menghilang. Kegiatan yang pernah dilakukan komunitas ini adalah bimbingan seni bagi mahasiswa baru (anggota), pameran seni rupa dan pertunjukan seni dua tahunan, dan diskusi-diskusi seni.

Selain komunitas-komunitas di atas, juga masih banyak lagi komunitas seni lukis yang ada di Yogyakarta, yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Dengan adanya beberapa komunitas yang ada di Yogyakarta tentunya  akan lebih mendorong para seniman untuk memajukan seni lukis yang ada di Yogyakarta.

Reported by Anjar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s