Derry Ardian Prabowo / Musik

JAZZ MBEN SENEN

Sejak pertengahan Desember 2009, setiap Senin malam, halaman Bentara Budaya “regeng” oleh irama rancak musik jazz. Acara yang rutin digelar setiap Senin malam ini, didatangi oleh mayoritas anak muda. Dan yang menarik, di antara yang hadir, banyak yang nyangking bermacam alat musik. Mereka itu tak lain bagian dari Komunitas Jazz Yogyakarta.

Komunitas Jazz Yogyakarta, merupakan nama terakhir yang dipakai setelah berganti-ganti sejak sekitar tahun 2000-an. Awalnya bernama Jogja Jazz Club yang berdiri di tahun 2000, dan mulai kumpul-kumpul untuk jam session setiap Minggu malam di Shaker Cafe. Dari Shaker Cafe mereka sempat pindah ke Java Cafe, sebelum akhirnya komunitas ini vakum karena berbagai sebab. Kegiatan ber-jam session hidup kembali setelah mendapat tempat di Belly Cafe, dengan nama yang berbeda, yakni Jogja Jazz Community. Perubahan nama ini dikarenakan nama Jogja Jazz Club telah diambil alih oleh penggemar otomotif untuk kendaran jenis tertentu. Para musisi yang tergabung dalam komunitas otomotif ini pun memulai membuat acara Jazz On The Street sebulan sekali di tempat publik. Tahun 2007 komunitas ini kembali berpindah di De Click Cafe, sebelum  akhirnya berpindah tempat lagi di Bentara Budaya Yogyakarta.

Awal terbentuk tahun 2000, diantara komunitas ini tercatat beberapa musisi jazz senior Jogja seperti Agung Prasetyo, Tuti Ardi, Bagus Jatmiko (BJ), Yosias bersama rekan-rekan di WartaJazz.com. Mereka menjadi penggerak untuk mengadakan kumpul-kumpul dan belajar bersama melalui ajang jam session. Dinamika komunitas ini pun berlanjut ke penggerak generasi berikutnya, dan muncullah musisi seperti Fanny Kuncoro dan Danny (Bass). Komunitas ini semakin solid dan dengan kegiatan yang semakin beragam. Hal ini tak lepas dari adanya dukungan musisi Djaduk Ferianto dan rekan-rekannya dari WartaJazz yang terus memacu para musisi untuk meningkatkan diri secara professional. Saat ini dukungan terhadap komunitas ini semakin bertambah, banyak para penggemar jazz dan para seniman yang membantu komunitas ini dan kegiatan-kegiatannya. Bahkan komunitas ini merupakan komunitas jazz pertama di Indonesia yang merilis CD album jazz kompilasi dari grup-grup jazz yang dibentuk para anggotanya dengan karya-karya orisinal mereka.

Ajang Jam Session yang diadakan setiap hari Senin memang sudah menjadi “trade mark” komunitas ini. Mereka menyadari bahwa jam session sebagai tradisi dalam musik jazz merupakan salah satu cara untuk belajar dan meningkatkan skill dan juga bisa menjadi ajang apresiasi bagi para penngemar musik jazz.

Silahkan ikut berpartisipasi, sambil ikut bermusik atau berolah vokal jazz bersama mereka, seperti yang dilakukan oleh musisi jazz kondang Idang Rasidi, pekan lalu. Mereka siap bermain dengan siapa saja di acara yang memang terbuka dan bersifat gratis ini. Acara ini dimulai pada pukul 21.00-24.00 WIB.

 

Reported by Derry Ardian Prabowo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s